Ada Apa dengan Proyek Jalan Lingkar Selatan Rp17,8 Miliar? Warga Soroti Trase di Sei Daun

BATAM- Bintangbarunews.com|Proyek pembangunan Jalan Lingkar Selatan Kota Batam di Kecamatan Sei Beduk dengan nilai anggaran sebesar Rp17,8 miliar kini menjadi pusat perhatian.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut menggunakan Nomor Kontrak 59/000.3.3/SPJ/PJ/BM/IV/2025, dengan kontraktor pelaksana PT. Belantara Karyatama dan konsultan pengawas PT. Vitech Pratama Konsultan, dengan masa pekerjaan selama 210 hari kalender.

Namun, pelaksanaan proyek tersebut mulai menuai sejumlah pertanyaan dari masyarakat, terutama terkait tahapan pekerjaan konstruksi serta kondisi trase jalan di kawasan Sei Daun.

Berdasarkan informasi awal yang diterima awak media dari sumber berinisial R, sebelum dilakukan pengecoran disebut tidak menggunakan koral sebagaimana pekerjaan jalan besar yang berada di kawasan Panbil.

Sebelum pengecoran tidak pakai Koral seperti yang jalan besar yang di Panbil ucap nya. Setelah pengerasan langsung pasang besi dan langsung di cor, namun kita hanya bisa bertanya saja apakah memang prosedur nya seperti itu atau bagaimana ucap nya.

Pernyataan tersebut masih merupakan informasi awal dari sumber dan perlu mendapatkan penjelasan teknis dari pihak terkait, khususnya mengenai apakah tahapan pekerjaan tersebut telah sesuai dengan spesifikasi teknis, gambar kerja, metode pelaksanaan dan dokumen kontrak.

Papan Informasi Cantumkan Nomor Kontrak Tahun 2025

Selain tahapan pekerjaan, keberadaan papan informasi proyek juga menjadi perhatian. Pada papan proyek terlihat nomor kontrak yang mencantumkan tahun 2025, sementara pekerjaan pembangunan berlangsung pada tahun 2026.

Kondisi tersebut perlu mendapatkan penjelasan dari instansi teknis terkait, apakah pekerjaan tersebut merupakan kontrak tahun 2025 yang pelaksanaannya masih berlangsung atau terdapat perubahan maupun addendum yang berkaitan dengan masa pelaksanaan pekerjaan.

Trase Jalan di Depan Kav Baru Sei Daun Dipertanyakan

Tak hanya itu, berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat juga adanya bagian pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan gambar proyek, terutama di kawasan depan Kav Baru Sei Daun.

Persoalan tersebut sebelumnya juga menjadi sorotan warga setempat.

Dikutip dari kejoranews.com Uni seorang warga Sei Daun, menilai pengerjaan jalan di simpang Sei Daun terjadi keanehan dan ia duga jalan yang dibangun seharusnya lurus, bukan berbelok.

Saya dan beberapa warga di Sei Daun komplain dengan jalan yang dibangun ini. Jalan yang menurut kami lurus, tiba-tiba berbelok. Padahal jika ada teras rumah warga yang kena pelurusan jalan kan hanya teras yang sedikit, bukan rumahnya yang kena gusur. Ini sekarang malah masyarakat umum yang terkena pembelokan jalan. Jalan jadi bengkok gak lurus. Kami sudah lapor ke lurah dan camat tapi tak ada tanggapan, ” ujar Uni kesal.

Keluhan tersebut tentunya perlu dikonfirmasi dengan dokumen teknis proyek, termasuk gambar rencana atau DED, serta kondisi aktual pekerjaan di lapangan.

Apabila memang terdapat perubahan trase dari rencana awal, perlu diketahui apa dasar perubahan tersebut dan apakah perubahan tersebut telah melalui mekanisme administrasi dan teknis sebagaimana ketentuan dalam pelaksanaan kontrak pekerjaan konstruksi.

Proyek Rp17,8 Miliar Perlu Transparansi

Dengan nilai pekerjaan mencapai sekitar Rp17,8 miliar, masyarakat tentu berhak mengetahui bagaimana proyek tersebut dilaksanakan, termasuk kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan gambar yang telah ditetapkan.

Awak media akan meminta penjelasan kepada pihak terkait, baik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, PPK, konsultan pengawas maupun kontraktor pelaksana, mengenai sejumlah pertanyaan yang berkembang di lapangan.

Di antaranya mengenai tahapan pekerjaan sebelum pengecoran, material yang digunakan, kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis, trase jalan di kawasan Sei Daun, serta dasar apabila terdapat perubahan terhadap gambar atau desain pekerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Redaksi Bintangbarunews.com tetap membuka ruang bagi pihak kontraktor, konsultan pengawas maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas informasi yang diberitakan.