Ratusan Jerigen BBM Ditemukan di Belakang Toilet SPBU Sei Temiang, Begini Jawaban Pihak SPBU

Ratusan Jerigen BBM Ditemukan di Belakang Toilet SPBU Sei Temiang, Begini Jawaban Pihak SPBU

Batam – Keberadaan puluhan hingga ratusan jerigen yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM) di area belakang toilet SPBU Sei Temiang, Jalan Diponegoro, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, menjadi sorotan publik.

Berdasarkan pantauan awak media pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 16.50 WIB, terlihat tumpukan jerigen tersusun rapi di area belakang fasilitas toilet SPBU. Lokasi penyimpanan yang berada di bagian belakang dan tidak mudah terlihat oleh masyarakat maupun pengguna SPBU memunculkan pertanyaan terkait tujuan dan legalitas penyimpanan BBM tersebut.

Dari hasil pengamatan di lapangan, jerigen-jerigen tersebut ditempatkan di area yang relatif tertutup dari aktivitas umum. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya pengumpulan BBM dalam jumlah besar yang perlu mendapat perhatian dari instansi terkait.

Dalam aturan distribusi BBM, penyimpanan maupun pengangkutan bahan bakar dalam jumlah besar wajib memenuhi ketentuan perizinan dan standar keselamatan yang berlaku.

Selain itu, penyimpanan BBM menggunakan wadah jerigen dalam jumlah signifikan juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila tidak dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan.

Temuan ini semakin menarik perhatian mengingat sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau pernah mengungkap dugaan penyalahgunaan distribusi BBM yang melibatkan aktivitas pengisian di SPBU Sei Temiang.

Namun demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah keberadaan jerigen yang ditemukan pada Senin sore tersebut memiliki keterkaitan dengan kasus yang pernah diungkap sebelumnya.

BACA JUGA  POLDA KEPRI TINGKATKAN KOMPETENSI BHABINKAMTIBMAS MELALUI LATKATPUAN 5 FUNGSI TEKNIS KEPOLISIAN T.A. 2026

Saat awak media berada di lokasi, juga Hadir sejumlah personel dari Subdit III Tipidter Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan pengecekan terhadap aktivitas di SPBU tersebut.

*Bantahan Pihak SPBU temiang*

Pihak SPBU Sei Temiang membantah adanya penyimpanan BBM subsidi dalam jerigen tersebut.

Forment selaku perwakilan SPBU menjelaskan bahwa BBM yang berada di dalam jerigen bukan merupakan BBM subsidi dan disebut merupakan milik Dinas Cipta Karya.

“BBM itu bukan BBM subsidi, itu punya Dinas Cipta Karya.

Kalau soal surat rekomendasi, sejak adanya penangkapan sebelumnya kami sudah tidak lagi melayani pengisian BBM subsidi menggunakan surat rekomendasi,” tegas Forment kepada awak media.

Selain temuan jerigen, di lokasi juga terlihat sebuah mobil pikap yang diduga hendak melakukan pengisian BBM.

Namun, menurut informasi yang diperoleh di lapangan, kendaraan tersebut kemudian diminta meninggalkan area SPBU oleh operator saat mengetahui kehadiran wartawan.

Tak hanya itu, awak media juga menemukan sebuah kendaraan yang sedang melakukan pengisian BBM jenis Pertamax 92.

Berdasarkan keterangan operator SPBU dan pengemudi kendaraan tersebut, BBM yang diisi disebut merupakan titipan untuk kebutuhan Brimob Polda Kepri.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, serta pihak kepolisian dan Dinas Cipta Karya, terkait status penyimpanan BBM dalam jerigen tersebut dan kepatuhan terhadap ketentuan distribusi bahan bakar.

Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan distribusi BBM serta menjamin penyaluran bahan bakar berjalan sesuai aturan yang berlaku.(Red)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *