Gub Lira Kepri Budi Sudarmawan: LIRA Lumbung Informasi Rakyat Sah Sejak 2005, Dipimpin Andi Syafrani
BATAM – organisasi LIRA dan LSM LIRA kembali disorot publik. Gubernur LIRA Kepulauan Riau Budi Sudarmawan menegaskan garis tegas: LIRA Lumbung Informasi Rakyat dan LSMLIRA Indonesia adalah dua entitas berbeda, tidak ada dualisme kepengurusan.
Pernyataan ini dilontarkan untuk meluruskan kebingungan publik terkait klaim kesamaan nama dan logo di lapangan.
*Beda Akta, Beda Presiden, Beda Sejarah*
“LIRA INDONESIA punya Akta Pendirian dan Badan Hukum sah sejak 2005. LSMLIRA INDONESIA punya Akta Pendirian sejak 2016. Dua badan hukum berbeda,” tegas Budi Sudarmawan,Senin [16/6/2026].
Budi menjelaskan, Presiden LIRA saat ini adalah Andi Syafrani, SHI., MCCL., CLA. Kepemimpinan Andi Syafrani ditetapkan lewat Musyawarah Nasional ke-3 LIRA di Hotel Aston Pelita, Kota Batam, Maret 2022.
Sementara itu, Jusuf Rizal yang pernah menjabat Presiden LIRA periode 2005-2015, setelah tidak lagi memimpin LIRA pada 2016 lalu membentuk LSMLIRA Indonesia dan menjabat sebagai Presiden di organisasi tersebut.
“Yang pasti tidak ada dualisme. Kami tetap LIRA Lumbung Informasi Rakyat dengan logo yang sama dan tidak berubah dari awal berdiri hingga saat ini,” ujarnya.
*Tegaskan Komitmen & Soliditas*
Budi Sudarmawan menyebut LIRA Kepri tetap kompak dan konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai AD/ART. Penegasan ini penting agar masyarakat tidak salah alamat saat berurusan atau bersinergi dengan lembaga swadaya masyarakat.
“LIRA Jaya… Jaya… Jaya,” pungkasnya.






