Diduga Kebocoran Data di Portal SPMB Batam, 1.495 Dokumen Pribadi Warga Dilaporkan Terekspos
Batam |bintangbarunews.com – Sejumlah dugaan kebocoran data pribadi kembali mencuat dari sistem digital Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Batam, 10 Juni 2026.
Informasi ini pertama kali beredar melalui unggahan salah satu akun di platform X (Twitter), yang kemudian menyebut data tersebut telah beredar di ruang siber gelap (dark web) melalui forum BreachForums.
Berdasarkan laporan yang beredar, insiden ini diduga terjadi akibat celah keamanan pada sistem portal, yakni kerentanan jenis Insecure Direct Object Reference (IDOR) yang memungkinkan akses tidak sah terhadap dokumen tertentu.
Celahan tersebut diduga berkaitan dengan lemahnya mekanisme otorisasi di sisi server, sehingga memungkinkan pihak tidak berwenang mengakses berkas-berkas sensitif tanpa autentikasi yang memadai.
Pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas akses tersebut menyebut telah mengunduh dan menyebarkan data sebagai proof of concept (PoC). Adapun jumlah data yang disebut terdampak antara lain sekitar 1.495 dokumen pribadi warga serta 445 file data lengkap yang telah diambil.
Jenis data yang dilaporkan terekspos mencakup dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK/KTP), data anak, akta kelahiran, hingga sejumlah dokumen pendidikan seperti ijazah, transkrip nilai, dan dokumen pindahan sekolah.
Jika benar terjadi, insiden ini berpotensi menimbulkan risiko serius bagi masyarakat, termasuk penyalahgunaan data untuk kejahatan siber seperti pencurian identitas, penipuan daring, hingga pembuatan akun ilegal dan pengajuan pinjaman online tanpa izin.
Hingga saat ini, pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kota Batam, masih dimintai keterangan untuk memastikan kebenaran informasi serta langkah penanganan yang akan diambil.
Publik pun mendesak adanya transparansi, audit sistem secara menyeluruh, serta peningkatan keamanan pada platform layanan pendidikan digital guna mencegah kejadian serupa terulang.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi dan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan instansi resmi.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Batam.(Red)
Editor: Redaksi
Penulis: Haris






